Senin, 21 Mei 2012

UKHUWAH ISLAMIYAH


Ukhuwah Islamiyah adalah sebuah istilah yang menunjukkan persaudaraan antara sesama muslim di seluruh dunia tanpa melihat perbedaan warna kulit, bahasa, suku, bangsa, dan kewarganegaraan. Persaudaraan seiman itu ditegaskan oleh Allah SWT dalam QS. Al Hujurat: 10. Bangsa Arab sebelum kedatangan Islam dikenal sebagai bangsa yang terpecah belah ke dalam suku-suku, yang satu sama lain tidak hanya saling bersaing dan bermusuhan, bahkan tidak jarang terjadi peperangan. Tidak ada yang dapat mempersatukan mereka–sebagaimana yang ditegaskan Allah SWT kepada Nabi Muhammad saw–kecuali Islam. QS. Al Anfal 8: 63.

Rasulullah saw tidak hanya berhasil mempersatukan Aus dan Khazraj, tapi juga berhasil mempersatukan dan mempersaudarakan antara Muhajirin dan Anshar. Demikianlah, persaudaraan Islam betul-betul merupakan nikmat Allah yang harus disyukuri dan dipelihara. QS. Ali Imran 3: 103).

Menegakkan dan Membina Ukhuwah Islamiyah

1.      Ta’aruf
Saling kenal mengenal, tidak hanya ta’aruf fisik atau biodata ringkas belaka, tapi lebih jauh lagi juga ta’aruf latar belakang pendidikan, budaya, keagamaan, ta’aruf pemikiran, ide-ide, cita-cita, dan ta’aruf problem kehidupan yang dihadapi.
2.      Tafahum
Saling memahami kelebihan dan kekurangan, kekuatan dan kelemahan masing-masing, sehingga segala macam bentuk kesalahpahaman dapat dihindari.
3.      Takaful
Saling memberikan jaminan, sehingga menimbulkan rasa aman.
4.      Ta’awun
Saling tolong menolong.
Dalam beberapa hadits, Rasulullah saw mengambarkan bagaimana persaudaraan sesama muslim tersebut:
“Seorang muslim adalah saudara muslim lainnya, masing-masing tidak boleh menzalimi dan membiarkan yang lain tanpa pertolongan. Barangsiapa memperhatikan kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kebutuhannya. Barangsiapa melepaskan kesusahan saudaranya, maka Allah akan melepaskan kesusahannya di hari kiamat. Dan barangsiapa menutup cela seorang muslim, maka Allah akan menutup cela dirinya pada hari kiamat.” (HR. Bukhari Muslim)
“Tidak (sempurna) iman seseorang di antara kamu, sampai ia mencintai saudaranya apa-apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)
“Orang mukmin yang satu dengan orang mukmin lainnya bagaikan sebuah bangunan yang antara bagian-bagiannya satu sama lain saling kuat menguatkan.” (HR. Bukhari Muslim)

Memelihara Ukhuwah Islamiyah

Sesudah menyatakan bahwa orang-orang yang beriman itu bersaudara, Allah SWT melarang orang-orang yang beriman untuk melakukan beberapa hal yang dapat merusak dan merenggangkan ukhuwah Islamiyah. (QS. Al Hujurat 49: 11-12).

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites